KENDARI, Isu Bahan Bakar Minyak selalu sensitif. Bukan hanya karena nilainya mahal, tetapi karena setiap tetesnya menyentuh urat nadi ekonomi. Ketika sebuah perusahaan transportir disebut dalam dugaan penyalahgunaan BBM industri, yang dipertaruhkan bukan sekadar bisnis, melainkan kepercayaan publik.

Nama PT Tiga Dara Perkasa Sulawesi Tenggara ikut masuk dalam pusaran itu. Tuduhan beredar. Laporan melayang. Dan ruang publik pun riuh.

Di tengah situasi tersebut, perusahaan memilih angkat bicara.

Edi Santoso, penanggung jawab PT Tiga Dara Perkasa Sultra, menegaskan bahwa aktivitas perusahaan yang dikelolanya berdiri di atas landasan perizinan yang sah. Klarifikasi itu disampaikannya kepada awak media di Kendari, Kamis, 30 Januari 2026.

Halaman:
C
Penulis: Cyber Nasa
× Preview Gambar