SUBANG, Cybernasa.com – Tragedi kebakaran hebat kembali melanda wilayah Kabupaten Subang. Pada Selasa (14/9) sekitar pukul 18.30 WIB, amukan si jago merah menghanguskan tiga unit rumah warga di Kampung Cikadu, RT 15/RW 06, Desa Tanjungsiang, Kecamatan Tanjungsiang.
Rumah yang luluh lantak tersebut diketahui milik Udung Faturohman, C. Supradin, dan Indriani. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Respons Cepat Petugas di Lapangan
Pasca-menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Subang bersama Dinas Sosial segera menerjunkan personel dan mobil tangki air ke tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini disusul oleh armada Pemadam Kebakaran yang langsung melakukan pemadaman, serta jajaran Polsek Tanjungsiang yang sigap mengamankan area.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Pihak Polsek Tanjungsiang telah berada di TKP dan tengah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) untuk mendata total kerugian serta menyelidiki asal-usul api.
Evaluasi Total: Saatnya Mengubah Pola Penanganan
Peristiwa memilukan ini memicu perhatian publik, termasuk tokoh masyarakat setempat, Purnawan. Tragedi ini dinilai menjadi alarm keras bahwa pola penanganan bencana tidak bisa lagi sekadar responsif atau bergerak setelah peristiwa terjadi.
Sudah saatnya lini terkecil pemerintahan, mulai dari tingkat RT dan RW, memiliki sistem deteksi dini dan kesiapsiagaan mandiri demi memutus rantai penyebaran api sebelum meluas.
Rekomendasi Strategis untuk Desa Tangguh Bencana