SUBANG -  Gelombang protes yang kedua kalinya, kembali menghantam Kantor Desa Ciasem Baru, Senin (23/02/2026). Aksi yang dilakukan warga dusun babakan didominasi emak-emak, menuntut relokasi kandang ayam yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
 
Proyek yang awalnya diperkenalkan sebagai motor penggerak ekonomi desa kini dinilai sebagai "pabrik lalat" yang mengganggu kenyamanan dan membahayakan kesehatan warga sekitar.
 
Warga mengkritik kurangnya transparansi dari pihak pemerintah desa. Fitri, salah satu perwakilan warga, mengungkapkan kekesalan akibat polusi lalat yang tak kunjung terselesaikan. Mereka juga menyentil gaya kepemimpinan Kepala Desa yang dianggap lebih fokus pada citra di media sosial ketimbang menangani masalah krusial di lapangan.
 
"Pembangunan kandang ini sejak awal cacat prosedur karena tidak melalui musyawarah dan tanpa izin lingkungan dari kami yang terdampak langsung. Kami butuh langkah konkret, bukan sekadar konten atau citra di media sosial," tegas salah satu warga di lokasi aksi.
 
Halaman:
C
Penulis: Cyber Nasa