*Subang* - Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan dan Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, yang bertempat di Aula TP PKK Kabupaten Subang, Selasa (08/09/2026).

Adapun pelantikan tersebut mencakup sembilan kecamatan, yakni: Kecamatan Tambakdahan, Sukasari, Ciasem, Pagaden, Cibogo, Kalijati, Patokbeusi, Dawuan dan Cisalak, dengan masa bakti 2026-2031.


Kegiatan tersebut berlangsung khidmat, setelah pembacaan surat keputusan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu, kemudian dilangsungkan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, S.I.P., kepada sembilan Ketua TP PKK Kecamatan. 

Serta dilangsungkan juga penandatanganan Berita Acara serah terima jabatan TP PKK Kecamatan dan Penyerahan Memori kegiatan dan penyematan pin oleh Ketua TP PKK Kabupaten Subang dari tiap kecamatan yang telah dilantik.

Setelah prosesi pelantikan, Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, S.I.P., mengawali sambutannya dengan menjelaskan bahwa amanah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat dan keikhlasan untuk membawa perubahan yang positif di wilayahnya masing-masing.


Ny. Ega Anjani Reynaldy juga mengungkapkan bahwa masa depan gerakan pemberdayaan keluarga di kecamatan akan ditentukan di balik produktivitas program PKK, di atas berbagai harapan yang ada dari setiap unsur

“Ada harapan banyak ibu-ibu rumah tangga, anak-anak, remaja, dan lansia yang membutuhkan sentuhan perhatian dan kepedulian,” ungkapnya.

Sementara itu, Ny. Ega Anjani Reynaldy juga mengungkapkan bahwa keberadaan Tim Pembina Posyandu menjadi salah satu instrumen kualitas kesehatan ibu dan anak, sehingga menuntut peran yang optimal di tengah keberlangsungannya

“Tim Pembina Posyandu yang akan menjadi ujung tombak dalam menjaga kualitas kesehatan ibu dan anak, dalam struktur sosial kita, posyandu bukan hanya tempat timbang badan, tetapi pusat informasi, edukasi, dan interaksi masyarakat,” terangnya.